Selasa pagi ini Harga Emas Dunia Anjlok 0,056%

0
23

Harga emas dunia melemah pagi hari ini, Selasa (19/11/2019) sesudah ditutup kuat pada perdagangan Senin tempo hari mengejar timbulnya sikap pesimis China mengenai persetujuan dagang dengan Amerika Serikat (AS).

Jam 09.00 WIB, harga emas dunia ada di US$ 1.469,92/troy ons. Harga emas turun tipis 83 sen atau 0,056% dibandingkan harga penutupan perdagangan tempo hari, Senin (18/11/2019).

Harga emas terombang-ambing ditengah-tengah maju mundurnya persetujuan dagang di antara AS serta China. Awal bulan ini, tersebar berita jika AS serta China setuju untuk meniadakan biaya yang dipakai pada beberapa produk ke-2 negara.

Tetapi satu hari sesudahnya, Presiden AS Donald Trump menyanggah berita itu. Dia menjelaskan belum pernah menyetujuinya serta memandang China lebih ingin membuat persetujuan daripada AS.

Di kesempatan lain dalam acara New York Economic Klub minggu lalu, Trump kembali menyebutkan China nakal.

“Semenjak China masuk Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) pada tahun 2001, tidak ada negara yang merekayasa atau manfaatkan Amerika Serikat sebagus China. Saya tidak menjelaskan “nakal”, tetapi tidak ada yang lebih nakal dari China, saya akan menjelaskan itu” kata Trump dalam acara Economic Klub of New York, seperti dikutip CNBC International.

Tidak lama, penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengemukakan jika negosiasi yang berlangsung lewat telephone dengan faksi China berjalan bernilai serta kedua pihak makin dekat dalam kata setuju.

Tetapi, tempo hari pasar kembali digemparkan dengan sikap pesimis China melihat persetujuan dagang yang mungkin berlangsung jadi akibatnya karena pengakuan Donald Trump. Awalnya China sudah menginformasikan jika kedua pihak setuju dalam penghilangan biaya jadi sisi dari persetujuan step pertama.

Perlu untuk diketahui bersama dengan, dibawah pemerintahan Donald Trump, AS sudah kenakan bea import sebesar 25% pada produk import dari China sejumlah US$ 250 miliar serta 15% pada produk yang lain sejumlah US$ 112 miliar. Yang paling baru akan dipakai pada 15 Desember kelak untuk produk sejumlah US$ 156 miliar sebesar 15%.

Selain itu, China memberi respon dengan hal sama yakni kenakan biaya pada produk AS khususnya produk pertanian sebesar US$ 120 miliar.

Ulur tarik serta maju mundur jalinan AS-China membuat harga emas bimbang bergerak. Lanjutan drama perang dagang AS-China akan jadi sentimen penggerak harga emas tidak hanya kebijaksanaan moneter Bank Sentra AS.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here